Senin, 25 Juni 2018

MY COFFEE JOURNEY, MY SERIOUS REVIEWS


Coffee, my lovely drink (Black Coffee from Alila Solo)
Saya sudah mengunjungi empat Specialty Coffee Café dalam kurun waktu hampir 2 minggu terakhir, dan juga mencoba berinteraksi dengan orang-orang yang bergelut di café-cafe tersebut. Empat Specialty Coffee Café itu secara berurutan adalah Strada Coffee Semarang, Jeeva Specialty Coffee Yogyakarta, Tanamera Coffee Yogyakarta, dan Epic Coffee Yogyakarta. You know, I am so happy!
 Tidak sia-sia saya habiskan setengah juta lebih untuk mencoba menu kopi andalan mereka. Ibarat pepatah “Jer Basuki Mowo Beyo”. Bagi saya, uang bisa dicari, tetapi pengalaman berharga lebih berarti. 
 Traveling is my hobby and my job, coffee is my friend
Pertama, dengan kerendahan hati saya ingin membuat pernyataan kepada Owner, Co-Owner atau Management Team setiap café bahwa saya bukanlah Q Grader, melainkan hanyalah seorang pengelana dan coffee lover, bukan juga seorang yang memata-matai usaha kopi kalian. Saya ucapkan terima kasih atas pelayanan kalian yang hampir secara keseluruhan sangat memuaskan. 
Kedua, ijinkanlah saya membalas kebaikan kalian dengan review jujur dan tentunya subjektif berdasarkan pengalaman saya berinteraksi dengan kalian. Tentu saja, ditanggapi atau tidak ulasan saya di blog ini, bukanlah merupakan suatu masalah. Sebagai pelanggan Specialty Coffee Café kalian yang baru, saya tekankan bahwa umumnya saya suka dengan produk-produk kopi kalian. Baiklah, mari kita mulai! 
 Very detailed profile products and strong references  
 
1. Strada Coffee Semarang (Owner : Miss. Evani Jesslyn)
Saya sudah sering ke Semarang, tetapi dalam rangka kerja membawa tamu asing dan selalu tidak sempat ingin mampir ke café ini. Akhirnya, niat itu kesampaian juga sekitar hampir 2 minggu yang lalu. Saya jalan kaki dari Hotel Elizabeth ke Strada yang cukup ramai malam itu. Saya memesan Espresso Doppio Papua (Cupping Score: 82 dari Q Grader) dan bang! Wake up! I loved it. Yes, strong Espresso!
Strada menyajikan Kopi Nusantara, khususnya Arabica Specialty Coffee dan Fine Robusta dengan cupping score dari Q Grader, profile description detil disetiap produk yang menjadikan Strada Coffee memiliki referensi kuat, dan masakan Indonesia maupun western.  Sebagai pelanggan baru yang datang kesini, pelayan (Mbak Maya) dan Barista (Mas Indra) secara kompak menjawab setiap pertanyaan saya dengan sabar. 
Espresso Doppio Papua from Baliem Valley
Saya disini menilai bahwa karyawan-karyawati di Strada sangat knowledgeable sehingga membuat saya betah dan akhirnya membeli Flores Bajawa dan Papua Baliem. Ramah dan murah senyum. Sejujurnya saya puas! Sebagai pelanggan baru saya sangat dihargai. Saya merasakan “passion” dan “spirit” yang kuat dari para pekerja disini. Pertahankan! Dan terima kasih atas oleh-oleh Cold Brew – nya. 
  
        Address : Jl. S Parman 47 A, Semarang (024 8507711)                                             Website:   www.stradacoffee.com 
Instagram : @stradacoffee.id

2. Jeeva Specialty Coffee Yogyakarta (Co-Owner : Miss. Graciani Kanesia)
Setelah dari Strada Coffee Semarang, saya berniat untuk mengunjungi setiap Specialty Coffee Café di Yogyakarta, dan pilihan pertama jatuh kepada Jeeva. Kata “Jeeva” diambil dari Bahasa Sanskerta yang berarti “Jiwa”. Jeeva memiliki filosofi agar setiap jiwa yang datang merasakan kebahagiaan dan kepuasaan batin dari kopi. Kemudian, saya memesan Espresso West Java Arabica  (Cupping Score: 86 dari Nordic Approach). 
Wow! I loved it! Kenapa? Karena baru kali ini saya minum Espresso yang creamy, lembut, less bitterness, less sourness, dan dominantly caramel after taste. Espresso seperti ini very addictive khususnya bagi peminum kopi pemula. Saya sendiri bisa minum 3 cangkir.  Rahasianya terletak pada Single Origin yang green bean-nya istimewa dan roasting profile yang unik (80% Medium + 20% Dark). Very innovative! 
Selain itu saya juga mencoba Single Origin West Java Arabica asal Frinsa Weninggalih dan Ethiopia Kelloo 4 asal Gedes. Kedua kopi ini disajikan dengan V60 didepan saya! Another innovative presentation. 
Pertama kali saya masuk café disambut oleh Miss Graciani (Grace) dan saya banyak mengajukan pertanyaan. She gave me brief description about the special Espresso in her cafe and very knowledgeable, very smiling, and high passion lady. Saya sempat menduga bahwa jangan-jangan ini owner dan ternyata dugaan saya benar. What a lucky I am could interact with one of the leaders of this café.  
Very delicious Goma Noodles!
Namun, sebagai Coffee Café dengan tagline Specialty Coffee ada baiknya setiap produk Jeeva diberikan Cupping Score. Stiker cupping score sangatlah bagus untuk edukasi ke pelanggan dan juga mungkin perlu ditambahkan SCAA Coffee Cupping Spider-Chart. Oh ya, Mie Goma dari Jeeva sangat enak sekali! I will try the other menu in the next chance.

Address : Jl. Suhartono No. 2, Gondokusuman – Kotabaru, Yogyakarta . 
CP : 087848496691 (Miss Graciani Kanesia)
Instagram : @jeeva.yogyakarta

3. Tanamera Coffee Yogyakarta ( Store Manager : Mr. Budi Setiawan )
Tanamera Coffee Indonesia akhirnya membuka cabang di Yogyakarta dan melakukan soft opening pada tanggal 19 Mei lalu. Terletak dilokasi yang sangat strategis yaitu berdekatan dengan ikon Yogyakarta populer, De Witt Paal alias The White Monument atau Tugu Pal Putih! 
Masuk ke coffee café ini saya langsung disambut ramah dan senyum serta antusiasme dari Mr. Budi Setiawan selaku Store Manager. Pertama, saya memesan Espresso Blend (Toraja Sapan + Aceh Gayo + Bali Kintamani) andalan Tanamera Yogyakarta dengan resep komposisi yang dirahasiakan. Damn! This Espresso gonna kick your head so hard! Ini adalah Espresso untuk peminum kopi berat! Well, I loved it!
 Damn Espresso Blend and Espresso Single Origin Toraja Sapan
Kedua, saya memesan Espresso Toraja Sapan Single Origin yang rasanya lebih enteng dibandingkan Blend (ya iyalah). Saya suka juga! Kunci dari Tanamera adalah Mr. Budi Setiawan dan Mas Satria sebagai Barista yang merangkap Supervisor. Mereka bagaikan Jackie Chan dan Owen Wilson di film Shanghai Noon! Kompak, seru, dan antusias serta knowledgeable!   
 So yummy Sramble on Toast!
Tanamera hanya  menyajikan Kopi Indonesia yang semua produknya adalah garansi Specialty Coffee dengan Cupping Score 80 – 90! Ada baiknya Tanamera memberikan stiker Cupping Score disetiap produk sehingga bagus untuk edukasi kepada pelanggan. Sehingga, masyarakat bisa membedakan apa itu Specialty Coffee, Premium Coffee, dan Commercial Coffee. Kabar terakhir yang saya dapatkan, Tanamera sedang mengupayakan kearah sana. By the way, saya mencoba Sramble on Toast–nya sangat enak sekali! Recommended!

4. Epic Coffee Yogyakarta (Owner: ?)
Epic Coffee hanya menyajikan Espresso Blend ramuan khas kafe ini, yang sejujurnya agak membuat saya kecewa. Kenapa? Saya pribadi penyuka Espresso Single Origin karena saya bisa belajar menyesap cita rasa asli dari suatu kopi. Mungkin saya idealis ya,  tetapi itulah yang saya rasakan. 
Well, saya memesan Malabar Natural Java Single Origin (Cupping Score: 85) dengan brewing method V60 . Saya suka sekali! Epic tidak hanya menyediakan Specialty Coffee dari Indonesia tetapi juga dari Tanzania, Honduras, Ethiopia, Kenya, dan Panama Geisha.  Produk-produk impor diberi penanda 90+ yang maksudnya Cupping Score 90 dari Q Grader. Alangkah baiknya bila Specialty Coffee Indonesia juga diberi penanda sebagaimana produk impor. 
Saya tanya kepada 2 pelayan yang berbeda berapa cupping score Malabar Natural Java?  Jawabnya tidak tau. Kemudian saya mendapatkan jawaban dari Barista, setelah bertanya langsung. Epic Coffee hanya barista saja yang paham soal kopi. Menurut saya, minimal pelayan itu harus ngerti walaupun sedikit. Knowledge-nya harus ditingkatkan.
Pelayan Epic juga cukup ramah tetapi beberapa kurang murah senyum. Bila pelayan mengerti kopi, sebenarnya itu sangat membantu, karena saya lihat sendiri betapa Barista kewalahan membuat kopi padahal suasana tidak terlalu ramai. Interaksi antara barista dengan pelanggan saya nilai kurang bila dibandingkan dengan 3 café diatas. Saya hanya merasakan “work spirit” saja. Semoga bisa lebih baik lagi kedepannya.

Address :Jl. Palagan Tentara Pelajar No. 29, KM 7.5, Yogyakarta - Indonesia
Website :  www.epiccoffee.co.id 

Harapan saya adalah agar masyarakat Indonesia semakin ter-edukasi dan semakin aware terhadap Specialty Coffee Indonesia. Kopi kafe adalah agent of change dan saya merasakan selera generasi muda lebih baik khususnya di Yogyakarta. Mulai dari penggemar Kopi Instan kemudian beralih pelan-pelan ke Kopi Spesialti. Disinilah peran kafe.

 Selamat datang Kopi Gelombang Ketiga! Generasi sekarang itu lebih cerewet dan mohon bersabar. Produk kopi yang bagus, barista yang handal dan ber-pengetahuan, masakan yang enak,  hospitality team yang baik dan knowledgeable, serta marketing promotion yang cerdas adalah kunci keberhasilan suatu Kopi Kafe. CMIIW!

Apabila masyarakat cerdas tentang kopi, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap fenomena “coffee bubble” ini. Salam Kopi Spesialti Indonesia! 

My Motto : “Life is traveling and every day is meaningful for our journey. Good news and bad news are parts of human life. Life is short. So, why we are so serious facing it? Try to relaxing our mind – thought - body with positive energy of faith is the best choice that we can try every day”.



Tidak ada komentar:

Entri yang Diunggulkan

Kawah Ijen

(A volcano with green lake, sulfur mining, blue fire, and amazing trekking route) If you are reading my articles, you will ge...